air minum kemasan
asosiasi
ASPADIN
munas
ORGANISASI
PERUSAHAAN
0
Pernyataan Sikap Terkait Pemilihan Pengurus Baru Di Munas XI ASPADIN
jabar.suarana/Jakarta - Penolakan terhadap kepengurusan baru ASPADIN menyeruak pada saat Munas ASPADIN XI pada Rabu (12/11/2025) di Hotel Ciputra Jakarta yang dihadiri oleh sekitar 75 anggota ASPADIN.
Dalam Munas tersebut mayoritas anggota ASPADIN menolak hasil dari pemilihan karena beberapa hal yang dianggap menyalahi aturan. saat memilih Ketua Umum dan pengurus baru periode
2025–2028. Mayoritas anggota mencatat adanya ketidaksesuaian dalam proses pemilihan Ketua Umum dan
Pengurus, yang menimbulkan pertanyaan terkait kepatuhan terhadap prinsip dasar organisasi.
Hal lainnya adalah ketidaksesuaian mencakup tata tertib yang tidak sesuai AD/ART yang diantaranya adalah pembatasan bakal
calon Ketua Umum hanya untuk yang berdomisili di Jabodetabek dimana kebijakan ini dipandang membatasi
hak anggota dari berbagai daerah untuk mengajukan calon secara setara.
Dalam munas tersebut juga ada indikasi pemberian fasilitas kepada Dewan Pengurus Daerah (DPD) tertentu dan
pembatasan akses informasi dan pelibatan terkait penyelenggaraan MUNAS yang diduga diarahkan
untuk memuluskan kemenangan Sdr. Firman Sukirman sebagai Ketua Umum baru.
Ada juga indikasi upaya perwakilan anggota, beberapa Ketua dan Pengawas DPD untuk menyampaikan keberatan
terhadap proses pemilihan ditolak, karena adanya beberapa oknum Dewan Pengurus Pusat yang
menghalangi melalui berbagai cara.
Karena menilai proses pemilihan tidak demokratis dan penuh dengan rekayasa, mayoritas anggota
ASPADIN yang hadir lebih dari 75 anggota dari total 96 peserta memutuskan
untuk walkout dan menolak mengikuti proses pemilihan lebih lanjut.
Para anggota yang melakukan walk out tersebut berpendapat bahwa seharusnya Munas mengutamakan asas transparansi, kebersamaan dan
keadilan, menjunjung tinggi serta menghargai hak setiap anggota sebagai dasar dalam proses
pengambilan keputusan.
Mereka juga beranggapan Munas sebagai forum tertinggi organisasi semestinya menjadi wadah penyampaian agenda dan usulan
anggota serta diselenggarakan secara inklusif oleh Pengurus DPP, bukan didominasi oleh pihak tertentu.
Atas dasar kondisi tersebut, para anggota yang mayoritas berasal dari: DPD Sumatera Utara dan Aceh;
DPD Sumatera Barat; DPD Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten; DPD Jawa Tengah, DIY dan Kalimantan
Tengah; DPD Jawa Timur; DPD Bali dan Nusa Tenggara dan DPD Sulawesi Utara, menyatakan tidak
mengakui dan menolak kepengurusan baru yang dipilih dalam Munas ini.
Meskipun menolak hasil serta proses Munas, mereka menghormati hak setiap anggota dalam menentukan sikap masing-masing. Namun sekitar 70 anggota sepakat untuk mengambil langkah berbeda dan
menyatakan tidak dapat melanjutkan keanggotaan dalam ASPADIN. *jabar.suarana/IST
.jpg)
Lintas Indonesia
Taktis.web.id
Zonix.web.id
Pojok Media
Politikanews
Gepani.web.id
Borneonews.web.id
Kalbarsatu.web.id
Karawang Bergerak
Bukafakta.web.id
Radarkita.web.id
Inspirasi.web.id
Indeka.web.id
Kampara.web.id
Linkbisnis.co.id
Expose.web.id
Suarakotasiber
RIzki Suarana